Satu korban tewas yang masih diotopsi adalah atas anama Imam. Saat ini, jenazahnya masih di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Semarang.
"Kami masih mengembangkan kasusnya. Jenazah tengah diotopsi," kata Kapolres Semarang Timur, AKBP Benone Jesaja Louhenapessy di kantornya, Jl Majapahit, Semarang, Jawa Tengah, Senin (19/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deni, tetangga korban, menyatakan, sebelum meninggal, korban mengaku pusing, muntah-muntah, dan akhirnya nyawanya tak tertolong. "Itu terjadi sehari setelah mereka minum minuman keras," ungkapnya.
Peristiwa ini nyaris tak terungkap jika keluarga korban tidak melapor ke polisi. Kematian korban terjadi secara beruntun sejak Sabtu (17/1) itu.
Tetap update berita di mana pun dengan https://m.detik.com dari browser di ponsel Anda! (try/djo)











































