Para korban tewas secara bergelombang sejak Sabtu (17/1/2009) lalu. Saat ini, jenazah salah satu korban bernama Imam, tengah diotopsi di RS Bhayangkara.
Kejadian ini terungkap setelah keluarga korban melapor ke Polres Semarang Timur, Senin (19/1/2009). Di kepolisian terungkap, para korban menenggak miras di Jl Pemuda, dekat Pasar Johar, Jumat-Sabtu.
Dalam 'pesta' itu, korban mencampur alkohol 90 persen dengan minuman energi, ginseng, telor, vanili, dan teh yang telah lama diendapkan.
"Kami masih menyelidiki apa benar mereka mati karena miras," kata Kapolres Semarang Timur, AKBP Benone Jesaja Louhenapessy kepada wartawan.
Berdasar laporan ke kepolisian, ke-14 korban tewas adalah Agus, Agus, Monyong, Hendro, Temu, Danang, Bambung, Waluyo, Yatno, Imam, Tarno, Pauk, Tomas, dan Giman. Saat ini, mereka telah dimakamkan. (try/djo)











































