Demi menghentikan kebiasaan bolos sidang para anggota DPR-RI, Ketua DPR-RI Agung Laksono punya usul inovasi baru. Yakni melakukan perubahan dalam tata tertib dengan harapan sidang berjalan menarik.
"Paripurna akan dibuat semenarik mungkin dan sesingkat mungkin, supaya waktunya tidak lama," kata Agung di sela pembukaan masa sidang III 2008-2009, di Gedung DPR-RI, Jakarta, Senin (19/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada baiknya pandangan fraksi yang biasanya dibacakan dalam rapat paripurna, nanti cukup dibacakan pada saat pengambilan keputusan tingkat I (sidang di tingkat komisi atau pansus). Jadi di paripurna tinggal dibawa mana (poin) yang setuju dan tidak," jelas Agung.
Dia yakin perubahan tata tertib demikian akan membuat sidang paripurna kelak berjalan lebih efisien. Namun mengenai penerapannya, sepenuhnya tergantung pada hasil rapat antar pimpinan fraksi DPR yang akan digelar khusus untuk membahas masalah bersangkutan.
(lh/nrl)











































