"Itu terlalu jauh (kaitan dengan teroris di Plumpang). Kita fokus ke subtansi kebakaran saja," kata Wahyono.
Hal ini disampaikan dia dalam jumpa pers di kantor Depo Plumpang, Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Senin (19/1/2009).
Menurut dia, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. "Kita tidak bisa menduga-duga. Penyelidikan itu menunggu setelah diteliti. Ini kan accident," kata Wahyono.
Wahyono menambahkan 7 orang tengah diperiksa yaitu orang melihat, mengetahui dan pada saat di lokasi kejadian. "Jangan dipelintir menjadi pelaku ya," ujar Kapolda sambil tertawa.
Tersangka kelompok teroris yang ditangkap di Kelapa Gading pada September 2008 diduga mengincar depo minyak Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara.
(aan/nrl)











































