Dirut Pertamina Ari Soemarno menjelaskannya dalam keterangan pers di Depo Plumpang, Jakarta, Senin (19/1/2009).
Menurut Ari, tanki 24 ini terbakar saat sedang menerima premium dari eks Kapal Tanjung Priok pada Minggu (18/1/2009) petang. Proses pengisian ini dimulai sejak pukul 18.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ari menambahkan, pihaknya mengaku tak habis pikir mengapa bisa terjadi kebakaran di tanki tersebut. Hal ini cukup mengherankan karena semua sistem keamanan masih beroperasi lengkap saat terjadi kebakaran tersebut.
"Ini lagi diselidiki kenapa tanki 24 bisa meledak, padahal sistem keamanan di sekililingnya berjalan. Ini akan diselidiki," kata dia.
Menurut Ari, sistem keamanan tersebut terbukti aktif karena buktinya api tidak menjalar ke tanki-tanki lainnya.
Pertamina dan aparat kemanan terus melakukan penyelidikan atas penyebab terjadinya kebakaran yang menghabiskan 1.300 KL premium tersebut. Hingga saat ini setidaknya 7 orang sedang diinterogasi pihak yang berwenang.
"Saat ini 7 orang diintrograsi, 7 orang itu yang ada di TKP. Mereka melihat dan mengetahui yang terjadi, belum tentu pelaku," katanya. (lih/asy)











































