"Jika dilihat dari alat kelamin, depan (vagina) iya, belakang (anus) iya, kita bisa tahu profesinya," ujar ahli forensik Munim Idris di RSCM, Jl Salemba Raya, Jakarta, Minggu (18/1/2009).
Menurut Munim, penyebab utama kematian adalah karena hantaman benda tumpul di kepala yang menyebabkan pendarahan otak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil otopsi juga dapat disimpulkan perempuan itu adalah korban pembunuhan. "Ada bekas cekikan dan bekapan," terang Munim.
Selain itu juga ditemukan tanda-tanda fisik dari mayat, antara lain dagu yang disuntik dengan silikon, rambut yang disambung (extension), dan ada ciri khusus tompel besar terletak di tungkai bawah kaki sebelah kiri berukuran 10 cm.
Korban memiliki kulit berwarna sawo matang dan diperkirakan berumur 25 tahun dengan tinggi 165 cm. Korban sudah pernah melahirkan dan ada luka lecet di pelipis kiri dan dagu. (sho/nrl)











































