Menurut ketua Posko DVI KM Teratai Prima, AKP Mauluddin Mansur, saat ditemui detikcom di Posko DVI Pare-pare, mayat pertama diketahui perempuan berusia belasan sampai 20-an tahun. Tinggi badan 150-160 cm dan ukuran rambut terpanjang 15-20 cm.
Sedangkan mayat yang kedua diketahui perempuan berusia berkisar 50-70 tahun, dengan ciri-ciri memakai gigi palsu. "Kondisi jenazah yang kedua sudah rusak dan beberapa bagian tubuh hilang," ungkap Mauluddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap masyarakat di sekitar posko bisa mengerti terkait penundaan penguburan massal yang direncanakan hari ini." pungkas Mauluddin.
Terkait penundaan penguburan massal, Mauluddin tak mau gegabah memastikan waktunya. Meskipun Pemerintah Kota Pare-pare sudah menyiapkan lahan pekuburan di Kec Bacukiki, Pare-pare.
(mna/nrl)










































