"Dokter-dokter seperti itu begitu ikhlas dan luar biasa. dr Wendy telah memberi suri tauladan yang luar biasa, ia tidak takut dengan apa yang harus dikorbankan untuk saudara-saudara kita di Papua," ujar Menkes dalam sambutan di Rumah Duka RSPAD, JL Abdurahman Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (18/1/2009).
Penghargaan Ksatria Bakti Husada Arutala, menurut Menkes, layak diberikan kepada dr Wendyansah Sitompol SPOG dan 2 orang dokter lainnya yaitu, dr Hendy Prakoso dan dr Boyke Mowoka, yang telah berjasa di bidang kesehatan.
"Mereka ditugaskan untuk menyelamatkan ibu-ibu Papua dan menyelamatan orang-orang di Papua dari HIV/AIDS," tandasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal Motor Risma Jaya yang mengalami kerusakan (lambung bocor) setelah dihantam ombak besar dan tenggelam di Muara Kali Aswet, Distrik Agast, Kabupaten Asmat Provinsi Papua, tanggal 13 Januari 2009. Selain dr Wendyansah, dua dokter lainnya juga menjadi korban yaitu dr Hendy Prakoso dan dr Boyke Mowoka. (did/nrl)











































