"Saya tidak terima dibilang punya hubungan dengan pemeras," kata Paulina kepada wartawan di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (17/1/2009). Paulina tiba di SPK pukul 15.30 WIB dengan ditemani dua orang stafnya.
Paulina merasa kaget ketika di salah satu media disebutkan bahwa dia memiliki hubungan dengan pemeras. Paulina, perempuan yang dinikahi Muqowam pada 20 Juli 2008 di Bali itu, mengaku tidak memiliki hubungan apa-apa dengan si pemeras, seorang perempuan berinisial AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah berada di dalam ruang SPK selama tiga puluh menit, Paulina kemudian keluar. Menurut Paulina, petugas SPK menyuruh dia untuk menemui Kepala Satuan Keamanan Negara Polda Metro AKBP Daniel Tifauna, karena Muqowam sendiri telah melaporkan pemerasan tersebut ke Polda Metro.
"Saya disuruh nemui Pak Daniel dulu buat konsultasi," urainya sambil menuju gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum. (mei/asy)










































