Qatar dan Mauritania Bekukan Hubungan dengan Israel

Qatar dan Mauritania Bekukan Hubungan dengan Israel

- detikNews
Sabtu, 17 Jan 2009 16:46 WIB
Qatar dan Mauritania Bekukan Hubungan dengan Israel
Doha - Dua lagi negara membekukan hubungan dengan Israel sebagai protes atas serangan di Jalur Gaza. Kedua negara tersebut adalah Qatar dan Mauritania.

Perdana Menteri Qatar Sheik Hamad bin Jassem Al Thani mengumumkan pembekuan hubungan dengan Israel. Negara kaya minyak itu memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, namun menjalin hubungan di tingkat lebih rendah. Sehingga misi dagang Israel diizinkan beroperasi di Qatar. Qatar juga menerima para pemimpin Israel dalam konferensi-konferensi.

Dikatakan Hamad seperti dilansir AFP, Sabtu (17/1/2009), misi dagang Israel di Qatar punya waktu sekitar sepekan untuk pergi dari negara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami akan memberitahu kantor misi dagang Israel bahwa keberadaan mereka di sini tidak diinginkan sampai situasi membaik dan ada peluang lebih baik untuk perdamaian," kata Hamad yang juga Menteri Luar Negeri Qatar kepada wartawan di Doha, Qatar.

Mauritania juga mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Israel. Hal itu disampaikan Mauritania dalam pertemuan Liga Arab yang berlangsung di Doha.

Mauritania selama ini menjalin hubungan diplomatik penuh dengan Israel. Awal bulan ini, negara Afrika Barat itu menarik duta besarnya dari Israel dikarenakan aksi protes massa atas krisis Gaza. Mauritania termasuk negara anggota Liga Arab. (ita/ita)


Berita Terkait