"Sepertinya pelakunya WIL-nya dia (Muqowam)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Zulkarnain kepada detikcom di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu (17/1/2009).
Hingga kini, AS belum diketahui keberadaannya. Zulkarnain mengatakan, AS juga merupakan caleg dari suatu partai politik. "Katanya sih caleg juga, tapi ini masih kita selidiki," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi pada 12 Januari 2009 lalu telah mengamankan Eko dan Nurhandoyo. Namun, sehari kemudian, keduanya dibebaskan karena tidak terbukti bersalah. Menurut keterangan keduanya, mereka hanya dipinjam nomor rekeningnya oleh AS.
Pemberitaan kehidupan Akhmad Muqowam beberapa hari terakhir tak terlepas dari soal wanita. Sebelum berita mengenai pemerasan yang diduga dilakukan WIL-nya ini, Muqowam diberitakan menelantarkan istri keduanya, Rilune Naudur Paulina Hutauruk. (mei/asy)











































