Ahmadinejad Kritik Perpecahan Negara Muslim

Ahmadinejad Kritik Perpecahan Negara Muslim

- detikNews
Sabtu, 17 Jan 2009 13:09 WIB
Ahmadinejad Kritik Perpecahan Negara Muslim
Doha - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengkritik perpecahan di antara negara-negara muslim. Menurutnya, perpecahan itu telah membuat negara-negara muslim tak bisa mengambil sikap tegas mengenai serangan Israel ke Gaza.

"Zionis memanfaatkan perpecahan di dunia muslim kita," kata Ahmadinejad.

"Jika kita punya kesatuan sikap, Israel tak akan melancarkan agresi ini," imbuh pemimpin Iran itu seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (17/1/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan Ahmadinejad dalam pertemuan negara-negara Liga Arab di Doha, Qatar. Ahmadinejad juga menyerukan negara-negara muslim untuk membela rakyat Palestina dan perlawanan yang dilakukan mereka.

"Kita harus membela rakyat Palestina dan perlawanan mereka," tegas Ahmadinejad. "Kita tak ragu bahwa perlawanan itu akan menang pada akhirnya," imbuhnya.

Iran hadir di pertemuan Doha dengan status pengamat. Qatar selaku tuan rumah telah mengundang semua negara anggota Liga Arab untuk menghadiri KTT darurat mengenai Gaza itu. Namun dari total 22 negara anggota, hanya 13 negara yang hadir.

Arab Saudi dan Mesir termasuk di antara negara-negara Liga Arab yang tidak menghadiri pertemuan Doha tersebut.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga termasuk yang absen. Meski kelompok Hamas, yang menguasai Gaza setelah memisahkan dari Abbas tahun 2007, diwakili oleh pemimpin politiknya Khaled Meshaal yang mengasingkan diri di Damaskus, Suriah. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads