"Saya nggak mungkin punya anak 3 kalau tidak harmonis," ujar Wildani saat dihubungi detikcom, Jumat (16/1/2009).
Terkait mutasi yang sudah dijalaninya selama hampir 2 kali, Wildani mengaku bukan karena alasan perilakunya yang negatif. Mutasi pertama dilakukannya karena ingin mengurus suami.
"Yang kedua memang jatah saya untuk mutasi," ucapnya lirih.
Selain itu, ia merasa tidak pernah membentak murid-muridnya dengan ucapan kasar. Tindakannya hanya dilakukan untuk memotivasi murid agar belajar lebih giat.
"Nada bicara saya memang tinggi, saya orang Sumatera bukan orang Jawa. Tapi saya begitu karena saya sayang sama murid," tandasnya. (mad/asy)











































