"Kalau saya boleh ngomong, saya memang bilang soal kemungkinan murid-murid tidak bisa masuk ke negeri, tapi itu cuman nakut-nakutin. Hanya untuk memotivasi anak," ujarnya saat dihubungi detikcom, Jumat (16/1/2009).
Tindakannya memberi nilai nol juga bukanlah ucapan sungguh-sungguh. Menurut Wildani, hal itu dilakukan agar murid-murid mendengar materi yang diajarkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guru yang sudah mengabdi selama 30 tahun ini pun meminta pada rekan-rekannya dan para orang tua murid agar tidak cepat-cepat berfikiran buruk terhadap caranya mengajar.
Dia merasa memang ada pihak yang tidak senang pada dirinya. Meski dituding sebagai guru yang tidak baik, namun Wildani tidak akan berusaha untuk menuntut balik mereka. (mad/asy)










































