"Kapasitas 500 penumpang dengan mesin 1.040 pk," kata Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Sunaryo dalam jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (16/1/2009).
Sebelumnya, Menhub Jusman Syafii Djamal menyatakan, kapal naas tersebut sanggup membawa 300 penumpang. Sedangkan informasi yang didapatnya, jumlah penumpang yang berada dalam kapal itu berkisar antara 200-250 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sunaryo juga membantah kalau kapal naas itu memakai mesin 2x520 pk yang biasa digunakan mobil sehingga menjadi salah satu penyebab tenggelamnya kapal.
"Itu tidak benar. Itu sudah dicek oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) tapi sebenarnya itu perpindahan dari kapal boleh saja terjadi. Sejauh pergantian itu melalui aturan yang benar. Maka itu sah-sah saja," tegasnya.
Menurut Sunaryo, tenggelamnya kapal bukan masalah besar kecil kapal tapi akibat cuaca buruk. "Perahu pompong saja pakai mesin 250 pk, tenang-tenang saja," imbuhnya. (gus/iy)











































