"Ini pengembangan dari pengungkapan beberapa waktu yang lalu. Terus kita kembangkan dari barang bukti sekarang pabrikannya di Mediterania,"ย kata Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri usai salat Jumat (16/1/2009) di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakartaย Selatan.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira menambahkan home industry shabu-shabu tersebut mampu memproduksi 20 kg per bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama 6 bulan memproduksi, sindikat memproduski shabu-shabu sebanyak 120 kg. Namun Abubakar belum bisa menjawab di mana peredaran narkoba tersebut.
"Selama 6 bulan berarti sudah diproduksi 120 kg, yang 90 kg sudah beredar. Peredarannya masih dalam proses penyidikan dan penyelidikan," tandas jenderal bintang dua tersebut.
Kamis 15 Januari 2009 Mabes Polri berhasil mengungkap 12 kg shabu siap edar dari tersangka Akiew (27) dan AS (25) serta Andi di daerah Pademangan, Jakarta Utara. Setelah dikembangkan, diketahui Akiew memperoleh shabu-shabu dari Amir Kodir (40).
Polisi bergerak ke Gading Mediterania Residence Tower B lt. 19 kamar CB/19B/EG di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di lokasi berhasil didapatkan 17,5 kg shabu-shabu, 41 ribu pil ekstasi, 3,05 kg bahan katamin dan 23 ribu butir ekstasi palsu serta 1 kg shabu kristal beserta alat produksi.
(ddt/nrl)











































