Surat tersebut bukan cuma untuk dibaca Malia (10) dan Sasha (7). Melainkan oleh seluruh negara AS karena surat tersebut dimuat secara lengkap dalam sebuah majalah yang akan dibagikan gratis dengan koran-koran pada Minggu, 19 Januari waktu setempat, atau 2 hari sebelum pelantikan Obama menjadi presiden AS.
Dalam surat yang dimuat Majalah Parade itu, Obama menjelaskan mengapa dia mencalonkan diri menjadi presiden. "Karena apa yang saya inginkan untuk kalian dan untuk semua anak di negara ini," tulis Obama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hidup saya tak akan berarti banyak kecuali saya bisa memastikan bahwa kalian mendapatkan semua kesempatan untuk bahagia dan pencapaian diri dalam hidup," ujar Obama seperti dilansir Telegraph, Jumat (16/1/2009).
Obama menyebutkan sejumlah harapan untuk putri-putrinya dan semua anak-anak. Termasuk belajar di sekolah yang memberikan inspirasi dan tantangan, kesempatan sama untuk pergi ke Universitas meski orangtua mereka tidak kaya, mendapatkan pekerjaan bergaji bagus dengan benefit seperti layanan kesehatan dan tunjangan pensiun agar bisa "melewatkan hari tua dengan harga diri".
Obama juga menyinggung soal perang. Dikatakannya, bahwa ada saatnya tentara harus dikirimkan ke medan perang. Namun sebagai presiden, Obama akan memastikan bahwa itu terjadi "cuma untuk alasan yang sangat baik" dan mencoba mengatasi perbedaan dengan negara lain secara damai..
Obama juga mengajak putri-putrinya untuk berupaya memberikan kesempatan yang sama pada anak-anak lain. "Dan saya menghendaki setiap anak untuk memiliki kesempatan sama untuk belajar dan bermimpi dan tumbuh dan berkembang seperti kalian. Oleh sebab itu saya membawa keluarga kita dalam petualangan ini," tulis Obama.
Di akhir suratnya, sang presiden mengungkapkan: "Saya sangat bangga pada kalian berdua. Saya mencintai kalian lebih dari yang kalian tahu."
Obama dan keluarganya akan pindah ke Gedung Putih setelah dilantik pada 20 Januari mendatang.
(ita/iy)











































