Berikut data Satkorlak Pemprov DKI Jakarta, Jumat (16/1/2009) pukul 11.00 WIB:
Wilayah Jakarta Pusat, daerah yang tergenang air di Kecamatan Tanah Abang dan Kecamatan Petamburan dengan tinggi air 10-50 cm.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapuk Muara ada evakuasi pengungsi berjumlah 15 KK dengan total 53 jiwa. Sedangkan di Rawabuaya 216 KK dengan total 1.163 jiwa dievakuasi.
Kecamatan Kalideres, daerah yang tergenang air yakni Kelurahan Tegal Alur dan Temanan. Tinggi air mencapai 10-50 cm. Di Tegal Alur terdapat evakuasi pengungsi dengan 300 KK dan total 93 jiwa.
Wilayah Jakarta Selatan, Kecamatan Tebet, daerah yang tergenang air di Kelurahan Bukit Duri dengan tinggi 10-275 cm. Kelurahan Manggarai, tinggi air 10-100cm. Kelurahan Kebon Baru tinggi air 10-50 cm.
Kecamatan Kebayoran baru, daerah yang tergenang air yakni Petogogan dan Cipete Utara dengan tinggi air 10-30 cm. Kecamatan Kebayoran Lama, dengan Kelurahan Pondok Pinang, dan Cipulir. Tinggi air 10-70 cm.
Kecamatan Pancoran, daerah yang tergenang air yakni Kelurahan Rawajati dengan tinggi air 10-150 cm. Kelurahan Pangedegan tinggi air 10-80 cm. Kelurahan Bintaro mencapai 10-25 cm. Khusus di Rawajati ada evakuasi pengungsi sebanyak 78 jiwa.
Kecamatan Pesanggrahan yang tergenang air di daerah Pesanggrahan, Petukangan Utara, Petukangan Selatan, Ulujami dengan tinggi air 10-20 cm.
Kecamatan Mampang Prapatan di daerah Bangka dengan ketinggian 20 cm.
Wilayah Jakarta Timur, Kecamatan Kramatjati, daerah yang tergenang air di Kelurahan Cawang, Cililitan, Balai Kembang dengan tinggi air 10-170 cm.
Saat ini pintu air Katulampa ketinggian air mencapai 80 cm dengan siaga III. Pintu air Pesanggrahan, tinggi air 90 cm dan masih normal. Angke Hulu mencapai 155 cm dengan siaga III.
Cipinang dengan ketinggian 90 cm dan masih normal. Depok tinggi air 180 cm dan masih normal. Manggarai mencapai 780 cm dengan posisi siaga III. Karet mencapai 500 cm dengan siaga III. Dan Pasar Ikan dengan ketinggian air 145 cm dan masih normal. (gus/iy)











































