Tadjuddin Noer Said Akui Kenalkan Iqbal ke Billy

Sidang Suap KPPU

Tadjuddin Noer Said Akui Kenalkan Iqbal ke Billy

- detikNews
Jumat, 16 Jan 2009 14:09 WIB
Tadjuddin Noer Said Akui Kenalkan Iqbal ke Billy
Jakarta - Anggota KPPU, Tadjuddin Noer Said mengaku memperkenalkan rekannya, M Iqbal, dengan eks Presiden Direktur PT First Media Tbk, Billy Sindoro. Tadjuddinlah yang merekomendasikan Iqbal untuk menangani masalah yang sedang dikeluhkan Billy.

"Dia (Billy) mengeluhkan perusahaan asing itu seenaknya saja. Kalau ada masalah, perusahaan asing tinggal pergi," kata anggota KPPU Tadjuddin saat hadir sebagai saksi dalam sidang monopoli Liga Inggris dengan terdakwa Billy Sindoro di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2009).

Tadjuddin mengenal Billy saat bertemu pada Juli 2008. Pertemuan itu untuk membicarakan seputar masalah pertelevisian nasional. Mendengar curhat Billy, Tadjuddin lantas merekomendasikan Iqbal sebagai orang yang mengerti permasalahan yang dihadapi teman yang baru dikenalnya itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal saat itu Iqbal sendiri masih bertindak sebagai pemeriksa perkara kasus hak siar Liga Inggris. Tadjuddin beralasan ia menyebut nama Iqbal sebab sang teman merupakan pakar ekonomi. "Karena Iqbal itu pakar ekonomi," kata Tadjuddin.

Ia mengaku tidak tahu jika Billy terkait masalah monopoli hak siar Liga Inggris yang sedang ditangani KPPU. Yang dia kenal Billy merupakan pejabat Lippo.

Namun rekaman SMS yang didapat JPU memberi fakta lain. SMS itu berisiย  Tadjuddin mengetahui Billy merupakan orang dari Direct Vision, pemegang lisensi Astro di Indonesia yang menayangkan Liga Inggris. ย 

"Kalau tidak tahu mengapa bunyi SMS-nya seperti itu?" tanya JPU Sarjono Turin.

"Itu hanya persepsi saya saja," jawab Tadjuddin dengan nada agak gugup.

Salah satu anggota majelis hakim I Made Hendra sempat bertanya tentang pembicaraan Tadjuddin dan Iqbal. Dalam rekaman percakapan yang disadap KPK, Tadjuddin sempat berucap kalau Billy kalang kabut.

"Kalang kabut apa maksudnya ini? Apa maksudnya dengan perkara ini?" tanya Made Hendra.

"Itu sesuatu yang saya terjemahkan sendiri. Iqbal perlu dengar sendiri," elak Tadjuddin.

"Akhirnya dikasih tahu nggak ke Iqbal bahwa Billy ingin bertemu?" tanya Sarjono menegaskan.

"Saya kasih tahu. Tetapi kata si Billy saat itu (dalam kasus monopoli hak siar Liga Inggris yang ditangani KPPU) tidak ada yang dihukum. Itu sudah diputus di pemeriksaan lanjutan. Saya bilang terima saja," jawab Tadjudin. (gus/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads