Pemimpin bernama Said Siam itu dianggap sebagai satu dari lima pemimpin terkemuka Hamas di Gaza. Siam memimpin Kementerian Dalam Negeri Hamas. Sebagai Menteri Dalam Negeri Hamas, pria berumur 50 tahun itu memimpin ribuan agen keamanan dan banyak ditakuti.
Pemimpin Hamas di Damaskus, Suriah, Mohammed Nazzal mengkonfirmasi bahwa Siam telah tewas. Dikatakannya, pembunuhan pemimpin-pemimpin Hamas tidak akan membuat kelompok itu mengendurkan sikap kerasnya terhadap Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut stasiun televisi Hamas, putra Siam, seorang saudara laki-lakinya serta keluarga saudara laki-lakinya itu juga tewas akibat serangan Israel.
Militer Israel dalam pernyataannya membenarkan bahwa rumah tempat Siam tinggal terkena serangan udara. Demikian seperti diberitakan harian Sydney Morning Herald, Jumat (16/1/2009).
Siam dianggap dekat dengan pejabat-pejabat Iran. Dia dikenal sebagai pemimpin yang berkarisma dan kerap menggunakan kata-kata kasar mengenai rival-rivalnya.
Pada pemilihan umum tahun 2006, Siam memenangi lebih dari 170 ribu suara di distriknya guna mewakili Gaza City dalam parlemen Palestina.
(ita/nrl)











































