"Dulu Pak Harto pernah bilang ke saya kalau turunnya dia itu bukan karena mahasiswa. Tapi karena Raja Jawa sudah ikut turun mendukung gerakan reformasi," kata Sukardi Rinakit.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate itu dalam diskusi Buku 'Laku Spriritual Sultan, Langkah Raja Jawa Menuju Istana di TB Gramedia, Jalan Jenderal Sudirman, Yogyakarta, Kamis (15/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ucapan Pak Harto saat itu.
Itulah salah satu alasan mengapa Sukardi dan anggota Tim Pelangi memilih Sultan sebagai calon Presiden 2009. Dari semua nama yang muncul seperti Wiranto, Megawati, Rizal Ramli, dan Fajrul Rahman, Sultanlah yang dipercaya bisa mengantarkan generasi muda ke era perubahan.
"Secara pribadi, saya dan teman-teman tidak kenal dengan Sultan. Ketika
Sultan hendak maju, saya dikatakan teman-teman baik dari Yogya dan lain-lain mau menjerumuskan Sultan. Dan saya katakan tidak," katanya.
Menurut dia, Sultan layak dijadikan pemimpin alternatif. Sebagai Raja, Sultan sangat terbuka dan jauh dari image feodal.
"Dia juga berani insiatif mau menuju istana yang lainnya," pungkas dia. (bgs/ken)











































