SBY tampak bercengkrama dengan pengelola dan pembeli di SPBU itu.
SBY dan rombongan kemudian menuju Terminal Pulogadung. SBY terlihat menyambangi tempat penjualan tiket dan naik ke bus jurusan Jakarta-Madura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, tarif angkutan kereta api telah turun 8 persen. "Dan kepala kereta api sempat melaporkan tarif KRL belum turun dan saya instruksikan untuk segera diturunkan. Jadi mulai besok, KRL turun 10 persen," kata SBY dalam jumpa pers di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (15/1/2009).
Di SPBU, kata SBY, dirinya hanya mengecek ketersediaan BBM. "Lantas, saya tadi ke SPBU tidak bertanya harganya karena sudah pasti harga turun. Yang saya cek adalah ketersediaan BBM-nya. Karena berdasarkan pengalaman dulu ada keterlambatan. Dari sini kita evaluasi. Harapan saya sekarang bisa lebih baik," ujarnya.
SBY mengatakan, tarif angkutan umum milik BUMN seperti Damri, ASDP, kereta api semua telah turun.
"Saya cek ke lapangan, saudara kita yang akan ke Madura turun dari Rp 200 ribu ke Rp 180 ribu. Untuk Yogya dari Rp 175 ribu ke Rp 160 ribu. Harapan saya semua bisa meringankan masyarakat dan daya beli masyarakat bertambah," kata SBY.
Dalam kesempatan itu, SBY meminta agar pemerintah daerah juga menurunkan tarif.
"Saya menelepon Walikota Padang agar tarif diturunkan. Di Bogor, saya cek untuk Organda turun dari Rp 2.500 ke Rp 2.000," cetus SBY. (aan/nrl)











































