Sedang Kampanye, 'Ketua Umum Berbaju Kuning' Disergap Teroris

Sedang Kampanye, 'Ketua Umum Berbaju Kuning' Disergap Teroris

- detikNews
Kamis, 15 Jan 2009 11:35 WIB
Sedang Kampanye, Ketua Umum Berbaju Kuning Disergap Teroris
Jakarta - Seorang 'ketua umum partai' turun dari mobil Mercedes hitam kepresidenan. Pria yang mengenakan baju kuning dan berselempang kain merah bertuliskan "Ketua Umum" ini langsung menuju podium untuk berorasi.

"Hidup partai kita," ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Saat itulah tiba-tiba beberapa pria bersenjata laras panjang merangsek maju. Mereka segera menembaki 'ketua umum berbaju kuning itu'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) Grup-B pun segera menyelamatkannya. Sebagian dari mereka melindungi dengan selubung anti peluru. Sebagian lain melumpuhkan teroris.

"Ketua umum" pun segera diamankan dengan mobil kepresidenan yang dikawal ketat. Ketika "ketua umum" itu turun, sebagian hadirin yang merupakan warga sipil tertawa tertahan. Ada juga yang nyeletuk bahwa "ketua umum" itu adalah manifestasi RI-2 yang sedang menjabat.

Peristiwa 'penyerangan' ini merupakan skenario demo latihan pengamanan RI-2 dalam peringatan Hari Bakti ke-63 Paspampres. di Mako  Paspampres, Jl Tanah Abang II, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2008).

Selain pengamanan pada "ketua umum", dalam demonstrasi ini juga digelar pembebasan keluarga RI-1 yang disandera oleh teroris. Diasumsikan putra presiden yang sedang berpelesir dihadang sekelompok teroris yang menggunakan bus.

Kali ini giliran Grup-A Paspampres yang beraksi. Dengan pakaian hitam-hitam dan menenteng senapan otomatis, mereka mencegat bus teroris ini. Sebuah kendaraan taktis ikut membantu operasi ini.

Dor..dor..suara tembakan dan pecahan kaca segera memenuhi area demo. Tidak sampai 2 menit, putra presiden berhasil diselamatkan.

Setelah itu giliran Grup-C yang beraksi. Grup yang mempunyai tugas pengawalan tamu negara ini bertugas mengevakuasi tamu negara dari hotel yang terbakar.

Mereka menggunakan teknik rappeling atau turun dengan tali dari gedung. Sebelumnya para personel ini mengamankan area sekitar sehingga proses evakuasi berjalan lancar. Demo tersebut menutup peringatan Hari Bakti ke-63 Paspampres.

(rmd/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads