Sarjan Tahir Baca Puisi Karya Istri

Sidang Tanjung Api-api

Sarjan Tahir Baca Puisi Karya Istri

- detikNews
Rabu, 14 Jan 2009 17:12 WIB
Sarjan Tahir Baca Puisi Karya Istri
Jakarta - Puisi nan indah dikirim istri Sarjan Tahir, Nita Kusuma Wati, sebagai bentuk dukungan untuk suaminya yang tengah duduk di kursi pesakitan. Berkat dukungan sang istri,  terdakwa kasus korupsi Tanjung Api-api ini tegar.

Puisi ini dikirim Nita kepada Sarjan lewat SMS. Puisi itu dibacakan Sarjan saat membacakan pledoi di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2009).

Puisi itu berbunyi:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aku minta kepada Allah setangkai bunga segar, dia beri aku kaktus berduri.
Aku minta kepada Allah binatang mungil nan cantik, ia beri aku ulat bulu.
Aku sempat bersedih protes dan kecewa betapa tidak adilnya ini.

Namun kemudian kaktus itu berbungan indah sekali dan ulat itu tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang teramat cantik.

Itulah jalan Allah tidak memberikan apa yang kita harapkan tapi dia memberi apa yang kita perlukan. Kapan kita sedih, kecewa, terluka masih jauh di atas segalanya. Ia sedang merajut yang terbaik dalam kehidupan kita.

Tidak hanya puisi, Nita pun setia mendampingi Sarjan dalam menjalani persidangan.

Sarjan pun tidak segan-segan memuji istrinya itu. "Rasa bangga saya terhadap istri tercinta yang setia dan sabar tetap mengasuh anak-anak selama saya berada dalam tahanan KPK," kata Sarjan.

Dalam pledoinya, Sarjan mengaku sempat mencegah niat Pemprov Sumsel memberi uang kepada Komisi IV DPR. Namun dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa karena dia bukanlah Ketua Komisi IV. Sarjan juga tidak bisa melawan
kebiasaan teman-temannya di DPR dalam menerima uang.

"Di sisi lain harus berhadapan dengan Pemprov Sumsel yang ingin memberi
ucapan tanda terima kasih dan kebiasaan teman-teman DPR RI yang biasa
menerima pemberian," ujarnya.

Sarjan pun mengaku menyesal atas kasus ini. "Mengambil hikmah sebagai bentuk dukungan kerja keras kita dalam memberantas korupsi," kata dia. (mok/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads