"Ini sebagai hukuman yang pantas bagi para koruptor," kata koordinator BEM seluruh Indonesia, Wahyu Suranto, di tengah-tengah aksi, Rabu (14/1/2009).
Dalam aksinya, 3 ekor tikus dimasukkan ke dalam kandang kawat. Kemudian diarak sekitar 100 orang mahasiswa keliling HI. Mereka berteriak-teriak "gantung koruptor". Setelah selesai berorasi, penyembelihan tikus tersebut menjadi puncak demontrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ini berlangsung sekitar satu jam. Tidak ada penjagaan berarti dari petugas polisi. Mahasiswapun membubarkan diri dengan tertib.
"Ini tikus kami ambil dari laboratorium kampus," kata Wahyu yang berasal dari kampus IPB Bogor, menjelaskan asal tikus malang yang baru saja disembelihnya.
(Ari/nrl)











































