Menurut Azwar, salah satu keluarga korban yang menjadi inisiator, uang yang terkumpul akan digunakan untuk membeli bahan bakar solar. Dengan kapal nelayan, mereka akan melaut untuk mencari anggota keluarga mereka yang belum ditemukan.
"Kami tidak puas pada Tim SAR, kita mau cari sendiri," kata Azwar yang merupakan anak Mualim I KM Teratai Prima itu di depan Posko SAR Kodim 1401 Majene di Jalan Ammana Wewang, Rabu (14/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dimanfaatkan oleh pihak ketiga yang menikmati keuntungan dari penderitaan orang lain," ujarnya.
Sementara itu pihak Kesatuan Pengamanan Laut dan Perairan (KPLP) Majene Djunaedi mengaku tidak bisa berbuat apa-apa jika keluarga ingin mencari sendiri keluarganya. Namun pihaknya tidak bisa bertanggung jawab jika terjadi apa-apa.
"Kalau memang keluarga memaksa, kami tidak mau bertanggung jawab. Sebaiknya keluarga percaya saja pada Tim SAR," ujarnya. (ken/iy)











































