"Ini hari ke-18 agresi Israel terhadap rakyat kami, yang semakin mengganas setiap harinya seiring dengan meningkatnya jumlah korban," kata Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
"Israel meneruskan agresi ini untuk menyapu bersih rakyat kami di sana," imbuh Abbas yang berbicara dari kantornya di Tepi Barat seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (14/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 4.400 warga Palestina lainnya mengalami luka-luka. Di pihak Israel, 10 tentara dan 3 warga sipil telah terbunuh selama 18 hari krisis Gaza.
Israel juga melancarkan serangkaian pengeboman di Kota Rafah yang berbatasan dengan Mesir. Akibatnya, ratusan orang berlarian menyelamatkan diri.
"Ada serangan udara terus-menerus di sepanjang perbatasan Mesir. Sekitar 60 keluarga telah meninggalkan rumah mereka yang terletak beberapa ratus meter dari perbatasan," kata Jawad Harb, seorang warga Palestina yang bekerja untuk badan kemanusiaan internasional CARE. (ita/iy)











































