Gelaran ini bertajuk Asian Hot Shots Film Festival Berlin 2009. Ini adalah acara tahunan yang mengkhususkan film dan video seni dari benua Asia. Tahun ini, festival digelar pada 13-18 Januari 2009 di sejumlah bioskop di Berlin.
Indonesia sebagai tema utama, menyumbang 11 film nasional akan diputar selama festival, bersama dengan film-film antara lain Jepang, Singapura, Korea, Pakistan dan China. Festival pun dibuka di Bioskop Babylon, Rosa Luxemburg Strasse, Berlin dengan pemutaran film Indonesia yaitu Cinta Setaman yang disutradarai Harry Dagoe Suharyadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Harry, sejumlah insan film Indonesia juga akan hadir. Sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana rencananya akan mengisi sebuah diskusi panel bertema film independen Indonesia. Rencananya film-film mereka juga akan diputar.
Sementara Kepala Misi KBRI Berlin Wajid Fauzi mengatakan festival ini menjadi ajang yang tepat untuk mempromosikan industri kreatif anak bangsa berupa film nasional. Film-film yang diputar akan menjadi jembatan komunikasi budaya dengan Eropa.
“Kita berharap mereka dapat menghargai kreatifitas insan film nasional,“ kata Wajid.
Film-film Indonesia yang berunjuk gigi di festival ini adalah Cinta Setaman, Quickie Express, Garasi, Eliana Eliana, Kuldesak, Mereka Bilang Saya Monyet, Koper, Claudia/Jasmine, Rainmaker, dan 2 film laga klasik dari aktor laga Barry Prima.
(fay/rdf)











































