"Kami minta untuk menyediakan bantuan bagi anak Palestina, wanita dan orang tua yang menjadi korban agresi Israel." ujarnya seperti dilansir dari kantor berita AFP, Rabu (14/1/2009).
Jamila ditemani adiknya, Luay, yang kehilangan penglihatannya akibat serangan Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak bisa tetap diam. Kami sudah melihat dan dunia sudah melihat anak di Gaza yang meninggal dibunuh dan hidup berhari-hari tanpa makanan," ujarnya dalam rapat tersebut.
Hamad al-Mane akan segera membuat program kesehatan bagi korban di Jalur Gaza atas persetujuan organisasi kesehatan internasional. Saat ini kondisi obat-obatan dan paramedis dikota tersebut terus menurun.
(mpr/rdf)










































