700 KK di Kramat Jati Terendam Banjir

700 KK di Kramat Jati Terendam Banjir

- detikNews
Rabu, 14 Jan 2009 03:35 WIB
700 KK di Kramat Jati Terendam Banjir
Jakarta - 700 Kepala keluarga dari 5 RW di kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur menjadi korban banjir. Tidak ada korban jiwa karena pemerintah setempat telah mengimbau warga untuk mengungsi sejak sore hari.

"Kelurahan Cawang terdiri 12 RW, 5 RW diantaranya terendam banjir. Dari 12 RW itu terdapat 8.000 kepala keluarga (KK) dan 700 KK menjadi korban banjir," ujar Kepala Kelurahan Cawang Budhy Novian kepada detikcom, Rabu (14/1/2008).

Budhy menambahkan ada 5 titik pengungsian untuk menampung warga yang manjadi korban banjir. Diantarannya, RS Budi Asih lama, musola-musola, halaman kampus Binawan, halaman pabrik bekas industri tekstil dan tenda-tenda pengungsian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budhy menjelaskan kedalaman air di sungai Ciliwung normalnya 15 meter, tapi dalam kondisi seperti ini kira-kira naik jadi 18 meter.

"Jarak air dengan jembatan pada normalnya 6 meter, tapi seperti dilihat saat ini air berjarak sekitar 1 meter dengan jembatan," jelasnya.

Sementara itu Ketua RT 10 RW 05 Kelurahan Cawang III Kecamatan Kramat Jati, Lia (36) mengatakan dirinya bersama warga telah melakukan kerja bakti sebanyak satu bulan sekali.

"Kita dari warga sudah melakukan kerja bakti sebulan sekali. Tergantung kondisinya, kalau saluran air udah penuh sampah, kita bisa dua minggu sekali bersih-bersih," ujarnya kepada detikcom saat ditemui di tempat pengungsian halaman Kampus Binawan Jl Kalibata Raya, Jakarta Selatan.

Lia juga menambahkan, terdapat 4 RT yang mengungsi ditempat pengungsian halaman Kampus Binawan tersebut, yaitu RT 09, RT 10, RT 11, dan RT 12.

"Yang mengungsi disini ada sekitar 160 KK. Malam ini kita bermalam disini,tapi mudah-mudahan nanti malam air sudah surut. Rencananya besok kita bersama warga akan buat dapur umum," imbuhnya (mpr/rdf)



Berita Terkait