"Kelurahan Cawang terdiri 12 RW, 5 RW diantaranya terendam banjir. Dari 12 RW itu terdapat 8.000 kepala keluarga (KK) dan 700 KK menjadi korban banjir," ujar Kepala Kelurahan Cawang Budhy Novian kepada detikcom, Rabu (14/1/2008).
Budhy menambahkan ada 5 titik pengungsian untuk menampung warga yang manjadi korban banjir. Diantarannya, RS Budi Asih lama, musola-musola, halaman kampus Binawan, halaman pabrik bekas industri tekstil dan tenda-tenda pengungsian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jarak air dengan jembatan pada normalnya 6 meter, tapi seperti dilihat saat ini air berjarak sekitar 1 meter dengan jembatan," jelasnya.
Sementara itu Ketua RT 10 RW 05 Kelurahan Cawang III Kecamatan Kramat Jati, Lia (36) mengatakan dirinya bersama warga telah melakukan kerja bakti sebanyak satu bulan sekali.
"Kita dari warga sudah melakukan kerja bakti sebulan sekali. Tergantung kondisinya, kalau saluran air udah penuh sampah, kita bisa dua minggu sekali bersih-bersih," ujarnya kepada detikcom saat ditemui di tempat pengungsian halaman Kampus Binawan Jl Kalibata Raya, Jakarta Selatan.
Lia juga menambahkan, terdapat 4 RT yang mengungsi ditempat pengungsian halaman Kampus Binawan tersebut, yaitu RT 09, RT 10, RT 11, dan RT 12.
"Yang mengungsi disini ada sekitar 160 KK. Malam ini kita bermalam disini,tapi mudah-mudahan nanti malam air sudah surut. Rencananya besok kita bersama warga akan buat dapur umum," imbuhnya (mpr/rdf)











































