SBY Turunkan Harga BBM, PD Tunggu Kritik yang Lebih Keras

SBY Turunkan Harga BBM, PD Tunggu Kritik yang Lebih Keras

- detikNews
Selasa, 13 Jan 2009 14:35 WIB
SBY Turunkan Harga BBM, PD Tunggu Kritik yang Lebih Keras
Jakarta - Kebijakan pemerintahan SBY yang menurunkan harga BBM secara bertahap mendapat kritikan keras dari oposisi dan sebagian pengamat. Namun demikan, sebagai partai pendukung pemerintah, Partai Demokrat siap menghadapi segala kritik. Bahkan, menunggu kritik yang lebih keras.

"Kami tidak pernah bermimpi dipuji oposisi atau pengamat pendukung oposisi. Justru kami senang selalu dikritik, meskipun kebijakan itu menguntungkan rakyat. Kami menanti kritik dan serangan yang lebih keras terhadap penurunan harga BBM," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum lewat pesan singkat kepada detikcom, Selasa (13/1/2008).

Menurut Anas, kritikan yang mengatakan penurunan harga BBM oleh SBY digunakan untuk mengambil momentum penurunan harga minyak dunia untuk menutupi kinerja ekonomi pemerintah yang dinilai gagal, adalah hal yang wajar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pendapat seperti itu adalah lumrah saja. Oposisi atau para pendukung oposisi selalu mengambil jalan kritis kepada pemerintah. Kebijakan apa pun dikritik. BBM naik menyerang, BBM turun juga mengkritik dan membelokkan ke jalur politik," ungkap mantan anggota KPU ini.

Buat Partai Demokrat, lanjut Anas, yang penting adalah manfaat turunnya harga BBM bagi rakyat. Kalau rakyat senang dan tersenyum, katanya, itu sudah lebih dari cukup.

"Itulah yang menjadi titik pijak kebijakan penurunan harga BBM," tegasnya.

"Parade kritik terhadap kebijakan penurunan harga BBM justru akan menyempurnakan senyuman rakyat," tandasnya.

(lrn/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads