Dua korban selamat yang ditemukan tersebut masing-masing Robertus (18) dan Marten (44). Saat ditemukan, kondisi keduanya sangat lemah karena hampir 3 hari mereka terapung-apung di laut.
Robertus menceritakan, saat KM Teratai Prima karam dirinya menceburkan diri ke laut. Saat berenang menyelamatkan diri, dia menemukan dua tandan bisa kepok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lain lagi cerita Marten. Menurut pria yang berprofesi sebagai ABK sebuah kapal ini, dirinya selamat karena menemukan potongan kayu yang cukup besar. Dia kemudian memakai potongan kayu itu sebagai rakit.
"Saya minum air kencing saya sendiri untuk bertahan hidup," cerita Marten.
Marten dan Robertus ditemukan oleh nelayan Kampung Getenggeteng pagi tadi. Saat ini keduanya ini dirawat di RSUD Majene karena kelelahan. Polisi juga menjaga ketat keduanya agar bisa beristirahat dengan baik. Beberapa orang keluarga Robertus sudah berdatangan ke RS tersebut. (djo/nrl)











































