Dinas Pendidikan: Germo dan Pemakai Harus Ditangkap

18 Siswi SMP Jadi PSK

Dinas Pendidikan: Germo dan Pemakai Harus Ditangkap

- detikNews
Selasa, 13 Jan 2009 12:17 WIB
Dinas Pendidikan: Germo dan Pemakai Harus Ditangkap
Jakarta - 18 Siswi sebuah sekolah SMP di Tambora, Jakarta Barat yang menjadi pekerja seks komersial (PSK) hanyalah korban. Para germo yang menghubungkan siswi-siswi itu dengan lelaki hidung belang harus ditangkap.

"Para siswi itu dirayu, diiming-imingi oleh penghubung dan pengguna. Itu yang menyebabkan mereka seperti itu. Yang mesti dikejar adalah mereka (germo dan pemakai)," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi kepada detikcom, Selasa (13/1/2009).

Kasus siswi SMP jadi PSK ini sebenarnya sudah diketahui lama oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Perbuatan para siswa itu tercium oleh pihak sekolah, Pemkot Jakarta Barat, dan Diknas sejak November 2008.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu sudah lama prosesnya. Dari November memang sudah diketahui," kata Taufik.

Taufik mengatakan, setelah terbongkar pihak Diknas dan Pemkot Jakbar  melakukan beberapa langkah untuk  mencari jalan keluar. Diknas memanggil kepala sekolah yang bersangkutan, lalu kepala sekolah tersebut memanggil masing-masing orangtua siswi, dan akhirnya dibicarakan secara bersama-sama.

"Dibicarakan secara bersama-sama bagaimana pendidikan mereka selanjutnya. Supaya anak-anak itu tidak kehilangan kesempatan belajar mereka. Jadi bukan Pak Walikota kemarin memecatnya. Itu bagian langkah pendekatan edukatif," jelasnya.

Taufik berharap kegiatan belajar mengajar pukul 06.30 WIB akan mengurangi berulangnya kasus serupa. Pemajuan jam sekolah itu akan memberikan manfaat besar terhadap siswa. Dengan begitu siswa akan belajar pendidikan moral, keagamaan, etiket, dan lainnya dengan sendiri.

"Anak itu itu bangun pagi memulai salat subuh, ketemu dengan lingkungan yang segar, etika norma datang pagi-pagi ketemu gurunya dan bersalaman. Semua itu mengajarkan moral, keagamaan, dan etiket," imbuhnya.
(gus/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads