Pesawat Qantas tujuan AS dengan nomor penerbangan 107 mengalami penundaan sekitar sejam. Di pesawat tersebut, ada Howard dan istrinya, Janette.
Pihak maskapai menyatakan, penundaan itu semata-mata karena rutinitas pembersihan kabin. Namun menurut para penumpang, Qantas memutuskan untuk melakukan pemeriksaan keamanan ekstra ketat karena keberadaan Howard di dalam pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Qantas membenarkan kalau "seorang mantan PM tertentu" berada dalam penerbangan itu. Namun Qantas bersikeras bahwa keterlambatan keberangkatan tak terkait dengan pengamanan yang diperketat.
"Ada keterlambatan 55 menit dikarenakan pembersihan kabin dan presentasi persyaratan dan perlunya mencari penumpang yang hilang," ujar juru bicara Qantas.
Howard menjadi bahan pemberitaan di AS pekan lalu dikarenakan dirinya telah diatur untuk menginap di kediaman resmi Washington, Blair House pada 12 Januari. Padahal keluarga presiden terpilih Barack Obama harusnya tinggal di sana menunggu pelantikannya pada 20 Januari mendatang. Namun karena sudah keburu dipesankan untuk Howard, terpaksa Obama dan keluarganya sementara tinggal di hotel. (ita/iy)











































