Macet ini terjadi sejak pagi hari, saat hujan deras masih mengguyur. Namun macet kian menggila saat hujan mulai reda karena orang-orang yang hendak beraktivitas baru keluar dari rumah, sengaja menanti hujan sedikit reda.
Fajar, warga Pamulang,Tangerang, menuturkan, dari Jalan Raya Pamulang 2 untuk masuk tol Serpong dihadang kemacetan 1,5 km. Kemacetan terjadi sejak sebelum kantor Kecamatan Ciputat hingga pertigaan Ciater, Tangerang Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selepas pertigaan Ciater, kemacetan juga terjadi di Jl Ciater Raya. Jl Ciater Raya ini merupakan ruas jalan penghubung dari kawasan Pamulang untuk memasuki tol Serpong. "Namun kemacetan di Ciater Raya tidak terlalu parah," ujarnya.
Sementara itu langit mendung gelap. "Baca koran di dalam mobil harus menyalakan lampu kabin karena tidak kelihatan," kata Fajar.
Vita juga terjebak kemacetan. "Daerah Patal Senayan menuju pejompongan macet," katanya. Untung saja ada polisi yang mengatur jadi kemacetan bisa terurai. "Jalanan licin. Cuaca juga cepat berubah, tapi cuma rintik-rintik terus tiba-tiba hujan deras lagi," ujar warga Kebayoran ini.
Hayat, pembaca detikcom, melaporkan, Jl Raya Bekasi dari arah Aqua sampai di depan perum Taman Modern macet total. "Kemacetan total dimulai dari sentra bisnis kawasan Perum Harapan Indah," ujarnya.
Fajar Rahadian juga melaporkan, banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi kawasan gerbang tol Cempaka Putih (by pass). "Situasi lalu lintas macet dikarenakan banyaknya motor yang mogok," ujarnya.
Macet diketahui juga terjadi dari arah Pondok Indah menuju sekolah Don Bosco karena ada pohon tumbang.
Demikian juga Tol TMII-Cawang-Tegal Parang-Kuningan tersendat. Depok ke Lenteng Agung tersendat di depan Stasiun KA Lenteng Agung. Ragunan juga padat. Demikian juga Balai Rakyat di Pasar Minggu menuju Jl Margasatwa/Buncit macet.
Laporkan kondisi di sekitar Anda lewat Info Anda.
(nrl/nrl)











































