FPDIP: Harusnya Harga Premium Turun Rp 3.800 per Liter

FPDIP: Harusnya Harga Premium Turun Rp 3.800 per Liter

- detikNews
Selasa, 13 Jan 2009 07:44 WIB
FPDIP: Harusnya Harga Premium Turun Rp 3.800 per Liter
Jakarta - Pemerintah akan menurunkan harga BBM jenis premium dari Rp 5.000 menjadi Rp 4.500 pada 15 Januari mendatang. Namun, harusnya pemerintah berani menurunkan harga BBM jenis itu menjadi menjadi Rp 3.800.

"Harusnya pemerintah SBY hari ini berani menetapkan harga BBM Rp 3.800 (premium) dan ini sudah plus 10 persen PPN. Sebagaimana keterangan Menteri Keuangan, BBM sudah tidak disubsidi lagi. Masa pemerintah mau ambil untung dari rakyat?" ujar Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Senin (12/1/2008).

"Harga ini asumsinya BBM tidak diolah di Indonesia. Kalau Minyak diolah di dalam negeri harganya pasti dibawar Rp 3.800," imbuh politisi berkacamata ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tjahjo menambahkan, kalau pemerintah fair berniat tidak memberatkan rakyat, harusnya menurunkan BBM tidak secara bertahap. Masalahnya, akan terus terjadi kelangkaan BBM di beberapa SPBU, karena mereka tidak berani memperbanyak stoknya.

"Harusnya PT Pertamina sebagai pemerintah memperhatikan hal ini. Bukannya bukannya keuntungan Pertamina per barrel sudah jelas (kira-kira US$ 3,2-alpha 8 persen)," pungkasnya. (irw/irw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads