Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari pun mencoba untuk tidak tinggal diam. Program Obat Generik Bersubsidi (OGS) pun segera diluncurkan.
"Program itu untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan, dan pemerataan obat di seluruh wilayah nusantara sebagai antisipasi bila terjadi resesi ekonomi," ujar Siti Fadillah dalam jumpa pers di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (12/1/2009).
Siti Fadillah berharap, dengan program ini, industri farmasi menengah ke bawah dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan obat dalam negeri. "Karena Kesehatan bangsa adalah pilar ketahanan nasional yang sangat penting," lanjutnya.
Program OGS ini, lanjut Siti Fadillah, sudah dianggarkan dalam APBN sebesar Rp 280 miliar. Skema perinciannya, akan ditentukan oleh Departemen Kesehatan.
"Tujuannya agar seluruh masyarakat dapat menikmati obat bersubsidi, maka apotik diwajibkan menyediakan OGS," tandasnya. (did/ken)











































