Menurut sumber detikcom, kapal naas milik Haji Muhammad Dong ini hanya menggunakan mesin 2x520 pk. Ukuran mesin ini biasa digunakan sebuah mobil. Sedangkan kapasitas daya tampung bahan bakarnya hanya 6 Ton.
"Kapal itu tidak bisa melawan ketika dihantam ombak," ujar sumber tersebut kepada detikcom, Senin (12/1/2008).
Sementara itu, pemilik KM Teratai Prima sebelumnya, Haji Saraping, mengakui telah menjual kapal tersebut kepada Haji Muhammad Dong pada tahun 2008 dengan harga Rp 3 Miliar. Dikatakan Saraping, kapal itu dijual tanpa mesin.
"Saya menjual bodinya saja, tanpa mesin, ke Haji Muhammad Dong," ujar Saraping saat ditemui wartawan di kantornya, Jl Nakodha, Kota Samarinda.
Sebelum dijual, Saraping menjelaskan, KM Teratai Prima memakai mesin 2x1500 pk dengan kapasitas tangki solar 24 Ton. "Kapal itu baru beroperasi 4 bulan terakhir," katanya. (lrn/djo)











































