Angkut Kelas Bawah, Keselamatan Penumpang Kapal Diabaikan

KM Teratai Prima Tenggelam

Angkut Kelas Bawah, Keselamatan Penumpang Kapal Diabaikan

- detikNews
Senin, 12 Jan 2009 14:00 WIB
Angkut Kelas Bawah, Keselamatan Penumpang Kapal Diabaikan
Jakarta - Setiap terjadi kecelakaan kapal laut, masalah yang muncul hampir selalu jumlah penumpang. Hal itu terjadi karena, manifes penumpang dan muatan kapal tidak pernah dikontrol.

"Berapa dan siapa saja penumpangnya selalu tidak pernah ketahuan. Karena memang tidak ada sistem yang memaksa hanya orang yang bertiket yang bisa masuk ke dalam kapal," kata pengamat transportasi Darmaningtyas dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) kepada detikcom, Senin (12/1/2009).

Darmaningtyas mengatakan, sebetulnya, sistem transportasi di pelabuhan bisa dibuat seperti pesawat terbang. Hanya saja, pemerintah seperti kurang peduli karena kebanyakan penumpang kapal dari masyarakat kelas menengah ke bawah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kapal kan melayani lapisan bawah, jadi cenderung diabaikan. Padahal harga nyama manusia itu kan sama," ujar Darmaningtyas.

"Sebenarnya yang boleh dibedakan itu hanya tarifnya, kalau prosedur keselamatan harus sama," lanjutnya.

Darmaningtyas menilai, dari seluruh jenis moda transportasi, kapal laut adalah yang paling buruk. "Dugaan saya, regulator (pemerintah) tidak memiliki kontrol untuk kelayakan kapal-kapal itu," katanya. (ken/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini