Sikap tersebut disampaikan Gubenur Made Mangku Pastika di sela-sela vaksinasi rabies di Banjar Sanur Kauh, Denpasar, Sabtu (10/1/2009).
Tutup pelabuhan dan bandara dari lalu lintas perdagangan anjing dari luar menuju Bali. Langkah ini mengantisipasi menyebarnya rabies ke luar Bali," kata Pastika.
Wabah rabies di Bali merawal dari kasus kematian warga di Jimbaran, Kuta, Kabupaten Badung. Kini, rabies telah memasuki Denpasar setelah seorang warga Sesetan, Denpasar meninggal setelah digigit anjing.
Vaksinasi anti rabies di Denpasar digelar 83 dusun dari delapan desa di Denpasar. Sebanyak 20 ribu dosis vaksin anti rabies disiapkan untuk populasi anjing sekitar 17 ribu ekor.
"Meskipun kasus di Denpasar belum signifikan namun harus diwaspadai karena daerah ini jantung kehidupan Bali," katanya.
(gds/djo)











































