Toshiyuki Nashiro (55) nelayan jepang itu ditemukan Penjaga Pantai Jepang mengapung sendirian dekat perahu kecilnya yang terbalik, di dekat Miyako, Okinawa, Jepanag, dekat Laut China Timur, seperti dilansir AFP, Sabtu (10/1/2009).
Nashiro diketahui hilang saat keluarganya melaporkan Nashiro tidak kembali ke rumah sejak Senin 5 Januari 2009 lalu. Saat itu, Nashiro mencoba survive di tengah terjangan ombak dan perahunya yang terbalik, dengan kedua lengannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaki Nashiro menderita cacat karena penyakit yang biasanya menyerang para penyelam. Dia hanya bisa berjalan beberapa meter saja tanpa bantuan.
Saat perahu terbalik, Nashiro mendapatkan tangkapan cumi-cumi yang berukuran besar.Β "Saya terklejut dengan tangkapan besar itu. Beratnya mungkin sekitar 3 kilogram, tapi ombak yang besar membalikkan perahu," ujar Nashiro kepada stasiun TV Fuji.
Sementara Petugas Penjaga Pantai pun kagum dengan kekuatan fisik Nashiro, saat menyelamatkannya di Kamis pagi kemarin.
"Saya tidak percaya dia mendayung (dengan lengannya) di laut yang dingin dan sunyi. Dia mendayung cepat dengan lengannya, tapi tak pernah panik," ujar petugas yang tidak disebutkan namanya itu. (nwk/nwk)











































