"Presiden menyambut baik bahwa Dewan Keamanan akhirnya mengeluarkan resolusi
yang telah disahkan hari ini meski tidak bulat," ujar juru bicara kepresidenan
Dino Patti Djalal saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara,
Jakarta, Jumat (9/1/2008).
Menurut Dino, dari awal SBY memang telah mendorong dikeluarkan resolusi tersebut
agar pertumpahan darah di Jalur Gaza segera berakhir. "Bahkan saat Dewan
Keamanan masih mulai mengeluarkan presidensial statemen, Presiden SBY sudah
meminta resolusi dikeluarkan," kata Dino.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
seperti yang diinginkan negara-negara Arab dan Indonesia. "Tapi cukup banyak
yang diajukan oleh Presiden SBY. Yang intinya menekankan pentingnya bantuan
kemanusiaan, kemudahan akses untuk bantuan kemanusiaan, serta adanya
rekonsiliasi," papar Dino.
SBY, imbuh Dino juga berharap akan terbentuk dua negara domokratis, yakni
Palestina dan Israel.
Setelah negosiasi alot antara delegasi Arab dan Barat, Dewan Keamanan PBB akhirnya mengeluarkan resolusi yang menyerukan gencatan senjata segera antara militan Hamas dan pasukan Israel di Gaza. (anw/ken)











































