Demikian disampaikan pimpinan Liga Arab, Amr Moussa seperti dilansir harian Straits Times, Jumat (9/1/2009).
Meski telah mencapai kesepakatan, namun kalimat-kalimat dalam draf resolusi tersebut masih harus direvisi oleh para menteri dalam sidang tertutup.
Draf resolusi ini didukung oleh AS, sekutu terdekat Israel dan negara-negara Arab yang punya hubungan dekat dengan Hamas.
Draf resolusi yang tengah direvisi itu nantinya akan disampaikan ke 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB. "Kami tidak pergi sebelum voting hari ini," kata Moussa kepada wartawan.
"Elemen-elemen kunci adalah penarikan pasukan Israel, gencatan senjata, situasi kemanusiaan, pembukaan perbatasan," imbuhnya.
Kesepakatan ini dicapai pada hari ke-13 gempuran Israel terhadap Hamas yang menguasai Gaza dan hari ketiga sidang darurat tingkat tinggi DK PBB. Sidang tersebut diminta oleh negara-negara Arab untuk mencoba mengakhiri konflik Gaza.
Draf terbaru ini menekankan gencatan senjata secepatnya yang akan mengarah ke penarikan keseluruhan pasukan Israel dari Gaza. Draf resolusi tersebut juga mengecam semua kekerasan dan kekejaman terhadap warga sipil dan semua tindakan terorisme. (ita/iy)











































