Jakarta - Bus Transjakarta selama ini menjadi moda transportasi favorit warga Jakarta. Selama ini tarif bus ini ditetapkan secara
flat (merata) sebesar Rp 3500. Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan agar tarif bus Transjakarta tidak diberlakukan secara flat.
"Seharusnya tidak terlalu flat. Bisa lebih murah kalau jaraknya pendek dan bisa lebih kalau jauh," kata anggota DTKJ Soetanto Soehodo, usai bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2009).
Menurut Soetanto, bus Transjakarta perlu disempurnakan. "
Ticketingjuga harus elektronik, sistem yang ada juga harus disempurnakan,β tegas Soetanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa kekurangan dari sistem busway saat ini? "Ya ticketing dan feeder (bus pengumpan). Feeder jangan hanya sebagai kompetitor, namun harus menjadi pendukung busway. Nah, kalau ticketing terkait dengan kebocoran. Dari pengalaman di luar negeri, ticketing elektronik itu sangat penting," urai pria yang
juga mantan ketua DTKJ itu.
(alf/nik)