"Nilai koleksi dari kain batik dan kebaya khas Betawi sangat berharga karena sudah berusia lebih dari 50 tahun," ujar Kepala Seksi Edukasi dan Pameran Museum Tekstil Jakarta, Edi Hartoyo, kepada detikcom, di kantornya, Jl KS Tubun, Jakarta Barat, Kamis (8/1/2009).
Menurut Edi, dengan adanya sumbangan ini, koleksi di Museum Tekstil akan semakin beragam dan memiliki daya tarik tersendiri. "Porsi jadi lebih banyak, koleksi juga bertambah," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
menyumbangkan koleksinya ke Museum Tekstil.
"Ini sangat mendukung tugas dan fungsi Museum Tekstil Jakarta sebagai salah satu lembaga pelestari budaya tekstil tradisional Indonesia," jelasnya.
Museum Tekstil Jakarta mendapat sumbangan kain batik dan kebaya khas betawi bernilai sejarah tinggi dari Yayasan Sirih Nanas.
(did/nik)











































