Mahmood Ali Durrani, mantan duta besar Pakistan untuk AS itu dipecat karena melakukan wawancara media tanpa berkonsultasi dengan Perdana Menteri (PM) Pakistan Yousuf Raza Gilani.
"Dia telah memberikan wawancara media mengenai isu-isu keamanan nasional tanpa konsultasi dengan PM," kata Imran Gardaizi, juru bicara PM Gilani seperti dilansir AFP, Kamis (8/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada waktu yang hampir bersamaan, pejabat-pejabat Pakistan lainnya termasuk menteri informasi mengkonfirmasi pada media internasional dan domestik mengenai kebangsaan pelaku teror tersebut, Mohammed Ajmal Kasab.
Oleh para pengkritiknya, Durrani dianggap sebagai terlalu ramah dengan pemerintah AS. Pengangkatan Durrani sebagai penasihat keamanan nasional sejak awal telah memicu kontroversi. Sebab sebagian menganggap dia terlalu pro-Amerika.
Serangan teror di Mumbai India pada November lalu menewaskan 164 orang. PM India Manmohan Singh belum lama ini mencetuskan, otoritas Pakistan punya andil dalam serangan selama 3 hari itu. New Delhi telah menyerahkan bukti-bukti bahwa warga Pakistan mendalangi serangan itu. (ita/iy)











































