SBY, Kamis (8/1/2009), menelepon Haryono sampai 3 kali karena sinyalnya yang terputus-putus selama 5 menit. Saat telepon yang ketiga, sinyal lumayan bagus.
"Memang kondisinya rawan sekali. Pasukan perdamaian kita jaraknya tidak jauh dari lokasi tembak-menembak. Dari posisi kita berapa? 72 KM? oh 35 KM," kata SBY sambil bertelepon di depan para wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah mengerti laporan yang anda sampaikan. Pertama, benar yang anda pesankan ke prajurit untuk terus menjaga diri. Jika situasi berkembangan dan tidak terkontrol, bisa berbahaya," kata SBY dalam teleponnya kepada Hartono.
SBY juga menjelaskan, Indonesia memantau perkembangan keadaan di sana. SBY meminta agar tetap tenang dan profesional dalam melaksanakan tugas.
"Dubes katanya juga akan dipanggil Presiden Sulaiman. Sampaikan agar betul-betul didengar briefing. Kita harap tidak ada yang berbahaya," imbuh SBY sambil menutup telepon. (gus/iy)











































