Ular Sanca Pejaten Timur Diduga 'Bermarkas' di Rumah Kosong

Ular Sanca Pejaten Timur Diduga 'Bermarkas' di Rumah Kosong

- detikNews
Kamis, 08 Jan 2009 15:07 WIB
 Ular Sanca Pejaten Timur Diduga Bermarkas di Rumah Kosong
Jakarta - Ular sanca 3 meter yang ditemukan warga Pejaten Timur diduga berasal dari rumah yang sudah hampir 2 tahun lebih  kosong. Untuk itu warga meminta kepada pemilik rumah untuk segera membongkar rumah tersebut.

"Kita minta rumah dibongkar. Dikhawatirkan ular berasal dari sini," ujar warga setempat, Udin (60), kepada detikcom, di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2009).

Menurut Udin, warga sekitar sudah meminta kepada pemilik rumah untuk segera membongkar rumah ini. "Tapi belum bersedia karena tidak ada biaya untuk membongkar," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rumah itu  sudah kosong sejak 2006. Pemiliknya sudah meninggal, sedangkan anaknya sekarang tinggal di Serpong.

Pantauan detikcom rumah kosong ini tidak terawat. Berbagai tanaman liar tumbuh di dalam dan bagian belakang rumah. Cat rumah terlihat kusam, kayu-kayu rumah juga keropos.

Kalau tidak segera dibongkar, Udin khawatir akan ada lagi ular yang bersarang di rumah itu. "Selain kosong, di dalam rumah juga ada sumur tua, takutnya ular dari sumur itu" imbuhnya.

Warga Jl Kemuning, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Rabu (7/1/2009) siang secara tidak sengaja menemukan seekor ular sanca berukuran 3 meter yang cukup besar. Untuk menangkapnya butuh waktu 4 jam disertai dengan bom molotov. (did/nrl)


Berita Terkait