"Mereka lompat dan selamat," kata Dimitro, salah satu saksi mata kepada detikcom di RSCM, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.
Dimitro mengatakan, rumah kos milik R Soekamto itu terletak di gang yang cukup sempit. Hanya ada satu pintu untuk akses keluar masuk.
"Keluar dari situ juga cuma ada 1 gang sempit," ujar Dimitro.
Dimitro mengatakan, salah satu korban tewas tengah hamil 8 bulan bernama Heri. "Itu ada yang sedang hamil tua," ujarnya.
Api mengamuk di rumah kos milik R Soekamto pada Kamis dini hari. Api baru bisa dipadamkan pukul 04.00 WIB setelah 14 unit mobil pemadam dikerahkan. 8 orang tewas akibat peristiwa mengenaskan ini. (ken/nrl)











































