Acara yang baru dibuka pada pukul 11.00 pagi langsung diserbu oleh masyarakat Indonesia di Mesir yang terdiri dari mahasiswa, keluarga besar KBRI Cairo dan guru-guru SIC. Satu jam pertama sudah menghabiskan 120 kantong darah.
Saking banyaknya, Duta Besar RI AM. Fachir, Sekkabsus Charnadi Trido Saputro dan Athan KBRI Cairo, Kol. Sigit dan beberapa mahasiswa yang ikut antri terpaksa harus menunggu datangnya kantong darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Burhanuddin, Koordinator Satgas Krisis Gaza, KBRI Cairo menyatakan bahwa KBRI Cairo terus memonitoring pekembangan yang terjadi di Gaza. "KBRI mencoba menfasilitasi bantuan kemanusiaan Indonesia dengan pihak-pihak Pemerintah Mesir dan Palang Merah
Mesir," jelasnya.
Bantuan 1 juta dollar yang diberikan rakyat dan Pemerintah Indonesia, di antaranya telah dibelanjakan untuk membeli obat-obatan. Sekarang obat-obatan tersebut sudah di KBRI Kairo dan selebihnya Duta Besar RI, A.M. Fachir sedang menjajaki pembelian satu unit Ambulans.Β (gah/gah)











































